Citibank VISA Melakukan PENIPUAN

Saya pemegang credit card citibank visa semenjak 1995, memang sangat jarang saya gunakan semenjak adanya BCA cash (boleh dibilang tidak saya gunakan sama sekali), dikarenakan lebih mudah membayar dengan BCA cash dibanding menggunakan VISA yang masih harus membayar kembali lewat atm atau bank terkena biaya tambahan. Sehingga Citi VISA card tersebut hanya saya perpanjang mengingat jika sewaktu-waktu butuh saja.

Pada awal tahun 2007 ini saya mendapat tagihan perpanjangan kartu tersebut, saat itu Jakarta sedang dilanda banjir, karena saya tinggal di Lippo Karawaci, sama sekali tidak terkena dampaknya.

Saya membayar tagihan tersebut sebelum jatuh tempo di ATM supermall. Setelah transaksi saya membaca di layar ATM dinyatakan sukses, akan tetapi kertasnya tidak keluar. Sehingga saya inisiatif untuk konfirmasi ke Citibank lewat telephone. Akan tetapi tidak ada yang mengangkat bahkan dikatakan sambungan tidak ada. Ternyata baru belakangan saya mengetahui lewat berita TV bahwa daerah Citibank juga ikut tenggelam.

Setelah masa banjir lewat kira-kira 1-2 minggu kemudian, saya coba telp kembali dan sudah bisa dihubungi diangkat oleh operator wanita, saya konfirmasi apakah pembayaran saya sudah masuk, dijawab sudah, saya ucapkan terimakasih karena ternyata walau kertas tak keluar pembayaran saya sukses, cukup lega.

Akan tetapi kira-kira seminggu kemudian datang tagihan bahwa saya belum membayar tagihan perpanjangan kartu tersebut dan sudah terkena denda!

Cukup kesal dengan plin plan sistem citibank yang sebuah bank besar kok sepertinya mempermainkan pelanggan lama. Saya coba telp kembali dan dikatakan belum bayar, karena merasa dipermainkan otomatis saya ngotot bahwa sudah membayar karena operator citi sendiri sebelumnya menyatakan sudah lunas. Akan tetapi karena terus dinyatakan belum membayar, baiklah saya pikir mungkin ada baiknya saya print dahulu tahapan bca saya untuk mengetahui apakah sudah membayar atau belum.

Karena BCA saya buat di Grogol, maka saya baru ada kesempatan untuk pergi ke grogol dari karawaci kira-kira beberapa minggu setelahnya. Hasil print memang menunjukkan tidak ada pembayaran tersebut. Disini saya cukup bingung kenapa tampilan ATM saat itu menyatakan transaksi sukses dan kenapa operator citi saya telp awal menyatakan sudah lunas ?

Kemudian saya hubungi kembali pihak citibank dan saya ceritakan semuanya, pihak citibank menyatakan tidak ada masalah dan saya dipersilahkan segera membayar dengan janji bahwa denda akan dihilangkan. Maka saya segera membayarkan tagihan perpanjangan kartu VISA tersebut dan saya sudah konfirmasikan ke citi kembali bahwa sudah lunas.

Akan tetapi ternyata tak lama kemudian kembali datang tagihan denda ditambah pernyataan bahwa kartu saya telah diblokir!

Apa-apaan ini citibank selain telah mempermainkan pelanggan juga telah melakukan PENIPUAN, setelah saya membayar perpanjangan kartu, malah kartu diblokir tak dapat digunakan dan saya dikenakan DENDA yang seharusnya bukan kesalahan saya, dimana itu adalah kesalahan pihak citi sendiri yang mengalami kebanjiran dan kesalahan data. Karena jelas-jelas sudah melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo, jikalau memang terjadi bencana banjir harusnya pihak citibank bisa menkoreksi diri atas sistemnya yang ngawur.

Saya sudah berkali-kali kontak pihak citibank dikatakan akan dibantu akan tetapi hingga detik ini terus berdatangan tagihan denda yang semakin tinggi saat ini denda nya saja sudah 200 ribu lebih ditambah dengan terror sms bahwa saya diharuskan segera melunasi denda tersebut, padahal saya tidak pernah menggunakan kartu tersebut sama sekali, dan saya sudah membayarkan tagihan perpanjangan padahal kartu tersebut sejak dibayar hingga saat ini tidak bisa digunakan karena diblokir.

Sungguh pintar cara penipuan Citibank ini, MEMALUKAN!

Saya jadi terpikir, jikalau diberita banyak kasus dari citibank visa ini ternyata memang benar ini bank bermasalah.

Saya akan coba hubungi citibank pusat, jika ternyata memang dari pusatnya memang sama tanggapannya, maka bisa ditarik kesimpulan beginilah cara kapitasme menindas rakyat kecil Indonesia.

Saya sungguh kapok berurusan dengan citibank dimanapun tidak ada lagi nama citibank, kepada rekan-rekan saya juga saya sudah tidak menganjurkan citibank, beberapa rekan mendapatkan tawaran untuk membuat kartu visa dan bertanya kepada saya, jelas saya anjurkan tidak usah ikutan.

Silahkan citibank anda tipu terus rakyat kecil, semua orang akan tahu kedok penipuan bank anda.

Ditulis oleh: antonhengky
1st November 2007, 11:38

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s